You are currently browsing the archives for the Artikel category.

Anda Ingin Mendapatkan Info Studi di Jerman Secara Lengkap ??

Silahkan Isi Form Di Bawah ini GRATIS :



Nama

Email

No Telp / Hp

Alamat

Asal Sekolah / Universitas

Program

Pesan

Costumer Support

Starcode

Photobucket

Jumlah Pengunjung

wordpress hit counter

Daftar Pengunjung

Archive for the ‘Artikel’ Category

Workshop Fakta Mengenai Jerman

April 19, 2011 10:27

Peta Negara Jerman

Republik Federal Jerman adalah suatu negara berbentuk federasi di Eropa Tengah yang beribukotakan Berlin. Negara ini merupakan negara dengan posisi ekonomi dan politik yang penting di Eropa maupun di tingkat dunia. Dengan luas 357.021 kilometer persegi (kira-kira dua setengah kali Pulau Jawa) dan penduduk sekitar 82 juta jiwa. Jerman terbagi menjadi 16 negara bagian, yang disebut Länder.

Berikut ini nama-nama Bundesländer (Negara-negara bagian) di Jerman dengan ibu kotanya:

1. Baden-WürttembergStuttgart

2. BayernMünchen

3. BerlinBerlin

4. BrandenburgPotsdam

5. BremenBremen

6. HamburgHamburg

7. HessenWiesbaden

8. Mecklenburg-VorpommernSchwerin

9. NiedersachsenHannover

10. Nordrhein-WestfalenDüsseldorf

11. Rheinland-PfalzMainz

12. SaarlandSaarbrücken

13. SachsenDresden

14. Sachsen-Anhalt -   Magdeburg

15. Schleswig-HolsteinKiel

16. ThüringenErfurt

 

Negara Bagian di Jerman

 

Jerman memiliki banyak kota besar namun hanya tiga yang memiliki lebih dari satu juta orang:

Berlin dengan 3,4 juta orang, Hamburg dengan 1,8 juta orang, dan München dengan 1,4 juta orang.

Dengan demikian populasi tidak terlalu terpusat dan berorientasi ke satu kota besar saja bila dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya. Kota terbesar lainnya adalah : Köln, Frankfurt am Main, Stuttgart, Dortmund, Essen, Düsseldorf, Bremen, Duisburg dan Hannover.

Kota terbesar adalah region Rhine-Ruhr, termasuk distrik Düsseldorf-Köln.

 

Jerman (Barat) adalah negara pendiri Masyarakat Ekonomi Eropa (kelak menjadi Uni Eropa pada tahun 1993). Negara ini juga menjadi anggota zona Schengen dan pengguna mata uang Euro sejak 2002. Sebagai negara penting, Jerman adalah anggota G8, G20, menduduki urutan keempat dalam Produk Domestik Bruto dan urutan kelima dalam Keseimbangan Kemampuan Berbelanja (2009), urutan kedua negara pengekspor dan urutan kedua negara pengimpor barang (2009), dan menduduki urutan kedua di dunia dalam nilai bantuan pembangunan dalam anggaran tahunannya (2008). Jerman juga dikenal sebagai negara dengan sistem jaringan pengaman sosial yang baik dan memiliki standar hidup yang sangat tinggi. Jerman dikenal sebagai negara dengan penguasaan ilmu dan teknologi maju di berbagai bidang, baik ilmu-ilmu alamiah maupun sosial dan kemanusiaan, selain sebagai negara yang banyak mencetak prestasi di bidang keolahragaan.

Belajar Bahasa Jerman

Belajar Bahasa Jerman

Progress Prima Indonesia Adalah Lembaga Konsultasi Pendidikan Jerman & Austria yang Didukung Oleh BPKLN MENDIKNAS.

Manfaat belajar bahasa jerman antara lain :

Bahasa Jerman adalah bahasa yang penting dalam komunikasi internasional. Lebih dari 101 juta orang di dunia berbahasa Jerman, sekitar 20 juta orang di seluruh dunia mempelajari bahasa Jerman. Di Eropa bahasa Jerman merupakan bahasa ibu bagi 100 juta orang, tidak hanya di Jerman, tetapi juga di Austria, Swiss, Luxemburg dan Liechtenstein. Hal ini menempatkan bahasa Jerman di antara 12 bahasa paling umum dipakai di dunia: 2,1% dari populasi dunia. Di Eropa bahasa Jerman adalah bahasa ibu yang paling luas digunakan.

Bahasa Jerman membuka pintu ke perkuliahan di universitas Jerman. Meskipun kuliah internasional di universitas Jerman memungkinkan Anda studi di Jerman tanpa pengetahuan bahasa Jerman, penguasaan bahasa Jerman tentu saja menguntungkan jika Anda ingin studi di sana. Jika kuliah internasional tidak tersedia, Anda harus membuktikan bahwa Anda memiliki kemampuan bahasa Jerman yang memadai sebelum memulai kuliah. Oleh karena itu, penguasaan bahasa memberikan pilihan kuliah lebih luas.

Bahasa Jerman menempati kedudukan kuat dalam pengetahuan dan sastra. Jerman sebagai bahasa pengetahuan dan teknologi memainkan peran penting dalam penelitian dan pendidikan. Di abad 19 bahasa Jerman sebagai bahasa pengetahuan dan sastra menduduki posisi penting di dunia, lebih penting dari bahasa Perancis dan dalam hal tertentu bahasa Inggris. Saat ini bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang dominan untuk pengetahuan dan sastra. Namun dalam jaringan kerjasama internasional dan lintas disiplin di tingkat global bahasa Jerman masih banyak dipakai. Masyarakat Jerman modern mendasarkan diri pada pengetahuan: pengetahuan dan penelitian menempati kedudukan kuat dalam kehidupan umum di Jerman.

Bahasa Jerman sebagai bahasa kebudayaan membuka wawasan intelektual. Kebudayaan Jerman mewujudkan diri dalam berbagai bentuk: dari sastra dan musik, teater dan film hingga ke arsitektur, lukisan, filosofi dan seni. Pengetahuan bahasa Jerman memungkinkan Anda mengenal satu dari kebudayaan besar Eropa dalam bentuk aslinya. Di dunia sastra – Goethe, Schiller, Kafka, Grass -, dunia musik – Bach, Mozart, Beethoven, Wagner -, filosofi – Luther, Kant, Schopenhauer, Nietzsche -, atau psikologi -Freud, Adler, Jung – atau juga dunia penelitian dan pengetahuan – Kepler, Einstein, Röntgen, Planck – bahasa Jerman adalah bahasa bagi pikiran besar.

Bahasa Jerman adalah bahasa yang penting untuk perdagangan. Jerman adalah negara pengekspor utama di dunia. Jerman memiliki ekonomi yang kuat dan partner industri dan perdagangan paling penting bagi Indonesia di Uni Eropa. Dalam 10 tahun terakhir, bahasa Jerman menjadi linguafranca regional di negara-negara Eropa Tengah dan Timur. Karena kemampuan lintas budaya merupakan kualifikasi kunci untuk bisnis yang sukses saat ini, kecakapan bahasa Jerman membantu Anda membuka pasar baru dan menjadi sukses di bisnis global dan di pasar tenaga kerja internasional.

Bahasa Jerman meningkatkan kesempatan Anda mendapatkan pekerjaan. Perusahaan Jerman di Indonesia dan perusahaan asing di Jerman mencari ahli dengan pengetahuan bahasa Jerman. Di Uni Eropa terdapat kesempatan pelatihan, studi dan pekerjaan yang menarik bagi para ahli dengan pengetahuan bahasa Jerman.

Bahasa Jerman penting untuk bidang pariwisata. Indonesia adalah tujuan wisata populer. Banyak turis dari Jerman, Austria dan Swiss berpergian ke Indonesia. Bagi mereka yang bekerja di industri pariwisata, kemampuan bahasa Jerman merupakan investasi yang bagus.
Informasi lengkap mengenai bagaimana dan dimana belajar bahasa Jerman,
materi pelajaran, institut pengembangan bahasa Jerman, tes bahasa Jerman dan kursus musim panas tersedia di situs www.StudiJerman.com

Sebenarnya banyak sekali perbedaan antara pendidikan di Jerman dengan Indonesia. Dari sisi sistem saja, pendidikan itu sudah berbeda. Di Jerman, jenjang pendidikan Pra Perguruan Tinggi itu hanya ada 2 macam, yaitu pendidikan dasar (Grundschule) dan pendidikan lanjutan (Gymnasium,Realschule, atau Berufschule). Kalau di Indonesia, pendidikan Pra Perguruan Tinggi ada 3 macam, yaitu SD-SMP-SMA. Dari sisi waktu juga berbeda, di Indonesia memerlukan waktu 12 tahun (normal) sebelum ke jenjang Perguruan Tinggi, sedangkan di Jerman butuh waktu 13 tahun. Tulisan tentang Sistem Pendidikan Jerman dapat anda baca disini.

Yang ingin saya bahas bukan masalah “teknis” pendidikan seperti di atas. Saya tertarik dengan tulisan IMADE WIRYANA dalam sebuah milis tentang pendidikan di Jerman. Dia menuliskan bahwa konsep pendidikan di Jerman adalah cenderung pemerataan hak mendapatkan pendidikan. Ini berlaku untuk orang asing atau orang Jerman yang tinggal di Jerman. Artinya secara konsep yang diutamakan adalah pemerataan pendidikan daripada pencapaian puncak-puncak hasil pendidikan.

Dia memberikan contoh bahwa ketika hasil pisa rendah, seluruh Jerman panik. Akan tetapi, ketika ada anak-anak Jerman yang dapat hadiah “the best xxxx dalam lomba sains”, orang menganggap hal itu biasa saja. Hal ini terbalik dengan Indonesia yang sangat bangga terhadap prestasi anak bangsa yang mengharumkan nama Indonesia di dunia.

Contoh lain adalah jika karier anda sebagai orang lembaga pendidikan ingin maju di Jerman, anda harus pindah ke kampus-kampus kecil (di kota kecil). Beliau menjelaskan bahwa prinsip ini membuat pemerataan kualitas pendidikan terjadi secara alami. Dan lagi-lagi, ini berbeda dengan Indonesia. Orang Indonesia cenderung memiliki kebiasaan “pintar kumpul dengan pintar” dan “kaya kumpul dengan kaya”.

Melihat kondisi di atas, membuat saya tersenyum. Saya yakin kualitas pendidikan Indonesia bisa meningkat drastis. Syarat utama hanya 2 macam,pemeratan pendidikan dan penghargaan terhadap prestasi pendidikan. Itu saja. Bila kedua syarat terpenuhi, saya yakin semakin banyak anak-anak Indonesia yang berprestasi pada ajang internasional dan semua anak-anak Indonesia bisa masuk ke bangku sekolah. Semoga

sumber : kebebasan.wordpress.com

Jerman dikenal sebagai tujuan ideal untuk menuntut ilmu. Teknologinya yang selalu uptodate dan fasilitas pendidikannya yang lengkap serta murahnya biaya kuliah membuat jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar ke Jerman selalu bertambah setiap tahunnya. Pemerintah Jerman sendiri menginginkan banyak warga Negara asing untuk menuntut ilmu di Jerman, dan mereka memberikan beasiswa dan pinjaman tanpa bunga jika warga asing tersebut tidak mampu menanggung biaya pendidikan. Sayangnya peminat pelajar Indonesia untuk belajar di Jerman tidak sebanyak Amerika atau Australia disebabkan karena kendala bahasa, dimana bahasa pengantarnya kebanyakan menggunakan bahasa Jerman.

Hal yang harus kita lakukan sebelum kita mendaftar ke salah satu universitas adalah belajar Bahasa Jerman. Bahasa Jerman adalah bahasa pengantar dan ini wajib dikuasai jika ingin belajar di Jerman. Kami Progress Prima Indonesia membuka kelas bahasa Jerman  yang berada di jakarta.

Ijasah bahasa Jerman dari Progress Prima Indonesia diakui sebagai persyaratan kemampuan bahasa. Setelah mengantongi sertifikat bahasa Jerman, sebelum memasuki dunia perkuliahan para mahasiswa asing diharuskan untuk menempuh persiapan pendidikan selama 2 semester di Studienkolleg, yang gunanya untuk membiasakan mahasiswa asing dengan penggunaan bahasa Jerman dan sistem kuliah di Jerman.
Untuk mendaftar, kamu bisa download formulirnya di sini atau bisa  menanyakan informasi lebih lengkapnya ke Progress Prima Indonesia dengan mengirimkan email ke info@studijerman.com atau langsung datang ke kantor kami.

Banyak yang berpendapat Jerman merupakan tempat studi teknik terbaik di dunia. Faktor lain yang turut mendukung banyaknya mahasiswa Indonesia memilih untuk kuliah di Jerman karena kuliah di Jerman tidak memungut biaya.

Menurut data dari Lembaga Statistik Jerman, pada semester musim dingin tahun kuliah 2006/2007 di seluruh universitas dan sekolah tinggi di Jerman tercatat 2.537 mahasiswa yang berasal dari Indonesia dan hampir 500 orang di antaranya merupakan mahasiswa semester pertama.

Angka ini sebenarnya tidak beranjak jauh dari kisaran 2.100 mahasiswa yang berhasil diterima di universitas dan sekolah tinggi di Jerman sejak 20 tahun lalu. Dari angka – angka tersebut, 70 persennya atau sekitar 1.750 orang memilih jurusan eksakta, yaitu jurusan teknik ataupun ilmu pengetahuan alam dan matematika.

Jumlah mahasiswa Indonesia yang kuliah di Jerman sejak 1998 semakin meningkat hingga kini yaitu dari 1.896 mahasiswa menjadi 2.537 mahasiswa di tahun 2006. Dan negara Jerman menduduki salah satu posisi teratas di Eropa yang memiliki banyak mahasiswa Indonesia selain Belanda dan Inggris.

  1. Bahasa Jerman adalah salah satu bahasa yang paling banyak dipakai oleh komunitas Eropa, 18% dari jumlah buku – buku yang beredar di dunia di cetak di Jerman. Sejumlah perusahaan berskala internasional telah membuka kantornya di Jerman.
  2. Belajar dan berbicara bahasa Jerman tidaklah lebih rumit dari belajar dan berbicara bahasa asing lainnya.
  3. Bahasa Jerman adalah bahasa kedua yang paling penting dalam ilmu pengetahuan.
  4. Bahasa Jerman adalah bahasa yang dipakai oleh Goethe, Nietzsche dan Kafka, dan sebagai tambahannya, Beethoven, Mozart, Bach, Freud dan Einstein juga menggunakan bahasa Jerman.
  5. Berbicara dan memahami bahasa Jerman akan memudahkan kita dalam memahami kebudayaan lokal dan memperluas kesempatan kita untuk bekerja.
  6. Mempelajari bahasa Jerman akan membuka wawasan intelektual, pemahaman ekonomi dan kultur negara – negara Eropa.
  7. Bahasa Jerman juga sangat penting dalam bidang kepariwisataan di negara lain.

Jerman dari sekian lama terkenal di dunia sebagai negara yang memiliki kemajuan teknologi dalam bidang teknik, kedokteran, serta bidang pengetahuan alam. Selain itu Jerman menduduki peringkat no. 4 dengan tingkat penghasilan produk domestik bruto terbesar di seluruh di dunia.

Para lulusan dari negara ini sudah terbukti akan kualitasnya dan diakui oleh seluruh dunia. Selain itu dapat dikatakan bahwa biaya pendidikan yang ditawarkan pun relatif terjangkau. Terlepas dari itu Jerman memiliki daya tarik tersendiri, salah satunya dalam aspek bahasa. Bahasa Jerman memiliki struktur tata bahasa yang lengkap dan terperinci.

Tantangan dunia global menunjukkan bahwa batas-batas teritorial antar negara kian terbuka, menghadapi persaingan yang semakin tinggi di dunia kerja nasional dan internasional, melanjutkan studi keluar negeri menjadi alternatif bagi siswa-siswi Indonesia untuk mendapatkan kualitas pendidikan terbaik.

Secara tradisi, Jerman, Austria, Swiss telah menjadi barometer perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia di negara-negara tersebut telah lahir ilmuwan dan sejarawan, yang melalui pemikiran mereka telah mempengaruhi peradaban dunia. Hal ini didukung pula dengan banyaknya perusahaan-perusahaan besar internasional yang berakar dari Jerman, Austria dan Swiss. Dengan demikian telah terbukti betapa tingginya sistem dan kualitas pendidikan yang mereka miliki.

Dari segi kesenian dan filosofi, Jerman, Austria dan Swiss mempunyai tokoh-tokoh kaliber dunia, diantaranya Gerhard Richter, Johan Wolfgang von Goethe, Günter Grass, Karl Marx, Ludwig van Beethoven, Mozart, dan lain-lain. Dengan demikian disamping terkenal sebagai negara yang menghasilkan cikal bakal teknologi tinggi, Jerman, Austria juga sangat dikenal sebagai negara budaya, negara para pujangga dan pemikir.

read more

Switch to our mobile site